WORKSHOP MA’HAD ALJAMI’AH UIN SUMATERA UTARA

Galeri Kegiatan

Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali menggelar kegiatan strategis melalui Workshop Kurikulum Ma’had Al-Jami’ah Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Ahad hingga Selasa, 17–19 Mei 2026, bertempat di Hotel Green Garden, Brastagi.

Mengusung tema “Penguatan Kurikulum Ma’had Al-Jami’ah dalam Mewujudkan Generasi Unggul, Adaptif dan Berkarakter Islami”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem pendidikan dan pembinaan mahasiswa di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah. Workshop ini dihadiri oleh pimpinan universitas, para akademisi, asatidz dan asatidzah, serta berbagai pihak yang berperan dalam pengembangan pendidikan Islam di UINSU.

Dalam pelaksanaannya acara dimulai dengan membaca Al-Qura’n dan Do’a Kemudian dilanjutkan Menyanyikan lagu wajib Nasional Serta Mars UINSU. selanjutnya acara dibuka dengan kata sambutan oleh ketua panitia yaitu mudir ma’had aljami’ah uinsu Idris Siregar, M.Ag yang menyampaikan bahwa Kegiatan workshop ini bertujuan untuk melakukan evaluasi, pengembangan, serta penyempurnaan kurikulum Ma’had agar lebih relevan dengan kebutuhan zaman dan tantangan era modern. Kurikulum yang disusun diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas akademik mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter Islami, kemampuan adaptasi, serta integritas moral yang kuat. kemudian kata sambutan disampaikan oleh ibu Dr. Elly Warnisyah Harahap, M.Ag selaku wakil dekan 1 ushuluddin bidang kurikulum. beliau menyampaikan bahwa workshop ini merupakan kegiatan yang sangat membantu para musrif/musrifah dalam proses pembelajaran di asrama sehingga menciptakan generasi yang unggul dan berkarakter islami.

Selain itu juga workshop juga menghadirkan narasumber dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yaitu Dr. Ahmad Izzuddui, M.H.I. beliau menyampaikan terkait Kurikulum Pembelajaran Pusat Ma’had Al-Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjelaskan bahwa Ma’had memiliki peran strategis dalam membentuk karakter mahasiswa yang religius, berakhlak mulia, disiplin, serta mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman. Kurikulum yang disusun tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembinaan spiritual, moral, sosial, dan kebahasaan sebagai bagian dari pembentukan kepribadian mahasiswa secara menyeluruh.

Dalam pelaksanaannya, Ma’had menghadapi berbagai tantangan, baik internal maupun eksternal. Tantangan internal meliputi perbedaan kemampuan dasar mahasiswa, khususnya dalam membaca Al-Qur’an dan memahami ilmu agama, sedangkan tantangan eksternal berkaitan dengan perkembangan teknologi, globalisasi, serta degradasi moral generasi muda. Oleh karena itu, Ma’had menyusun strategi pengembangan melalui penguatan kurikulum, peningkatan kualitas pembina, sistem monitoring yang terstruktur, serta pembinaan berkelanjutan untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan Islam yang holistik.

Kurikulum pembelajaran di Ma’had dibagi ke dalam beberapa program taklim, seperti Taklim Afkar yang berfokus pada aqidah, akhlak, fikih, dan moderasi beragama, serta Taklim Qur’an yang menitikberatkan pada tahsin, tajwid, hafalan, dan pembelajaran Al-Qur’an secara bertahap. Selain itu, mahasiswa juga dibina melalui kegiatan harian yang mencakup shalat berjamaah, tilawah Al-Qur’an, pembelajaran bahasa, dan aktivitas sosial-keagamaan yang bertujuan membentuk budaya religius dan kedisiplinan.

Secara keseluruhan, bahwa Ma’had Al-Jami’ah tidak hanya menjadi tempat tinggal mahasiswa, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter dan pengembangan intelektual Islam yang terintegrasi. Melalui kurikulum yang sistematis dan pembinaan yang berkelanjutan, Ma’had diharapkan mampu mencetak generasi mahasiswa yang unggul secara akademik, kuat secara spiritual, serta siap menghadapi tantangan masyarakat modern dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam. kemudian dilakukan berbagai sesi pertanyaan antara pemateri dengan peserta.

Kemudian peserta membentuk forum diskusi untuk membahas pengembangan kurikulum berbasis nilai-nilai keislaman, integrasi ilmu pengetahuan, serta strategi pembinaan mahsantri yang lebih efektif dan inovatif.

Melalui kegiatan ini, Ma’had Al-Jami’ah UINSU Medan berkomitmen untuk terus menghadirkan sistem pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing, sekaligus tetap menjaga nilai-nilai spiritual dan akhlakul karimah sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi penerus bangsa.

Diharapkan hasil dari workshop ini dapat menjadi langkah nyata dalam membangun kurikulum Ma’had yang lebih modern, terarah, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan. kemudian sesi di tutup dengan foto bersama seluruh peserta workshop.