17 Mei 2018 12:39 wib

MA’HAD AL JAMI’AH UIN SU RAIH JUARA UMUM DI RIHLAH ILMIAH V SE-INDONESIA

Ma’had al jami’ah (Medan), Mahad Al Jamiah UIN SU Medan mengadakan pertemuan dengan seluruh  ma’had al jamiah se Indonesia, agenda ini digadang gadang sebagai pertemuan mahad al jamiah terbanyak selevel tingkat nasional. Agenda ini dihadiri oleh tokoh penting dari kementerian agama Indonesia yaitu Bapak Prof. Dr. Phill. Kamaruddin Amin, M.A selaku Dirjen Pendis Kemenag dan juga 27 mudir mahad al jamiah dari berbagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri yang ada di Indonesia. Agenda ini bertujuan untuk kegiatan yang sifatnya memiliki dukungan tehadap perkembangan kemajuan mahad aljamiah. Agenda ini bertempat di mahad al jamiah UIN SU, Senin – Sabtu (7-12/5/2018).

Agenda rihlah ini diadakan sebagai wadah forum silaturrahim antar ma’had al-jamiah se-Indonesia yang diisi dengan beberapa acara dan cabang perlombaan. Adapun cabang perlombaan tersebut yaitu tahfizhul quran (juz 1-2), pidato bahasa Arab, pidato bahasa Inggris, syarhil bahasa Indonesia, syarhil bahasa Inggris dan kaligrafi.

Narasumber yang turut menyampaikan materi ialah, Dirjen Pendis Kemenag Bapak Prof. Dr. Phiil. Kamaruddin Amin, M.A, Rektor UIN SU Bapak Prof. Dr. Saidurrahman, M.Ag, Wakil Rector III UIN SU Bapak Prof. Dr. Amroeni Drajat, M.Ag, Mudir Ma’had Al Jamiah UIN SU Ustadz Dr. Harun Al Rasyid, M.A , Perwakilan Forum Rihlah Ilmiah Bapak Drs. Nasron, HK, M.Pd.I. Agenda ini di hadiri oleh 370 mahasantri dari berbagai mahad aljamiah se Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Phill. Kamaruddin Amin, M.A, mengungkapkan bahwa Indonesia meruapakan Negara yang diversity baik dari segi sumber daya manausia, budaya dan juga kearifan lokalnya, untuk itu kita perlu forum rihlah ilmiah ini guna menciptakan intelektual muslim dan muslimah yang lebih mampu bersaing dikancah nasional maupun internasional. Selain itu hal yang senada juga di utarakan oleh Bapak Prof. Dr. Amroeni drajat, M.Ag, kita memang mempunyai kemampuan yang berbeda namun di tuntut untuk memiliki tanggung jawab yang sama yaitu menjadi pemikir pemikir muslim yang meneyimbangkan referensi keilmuan baik dari dunia Barat dan juga kitab kitab karya ulama Timur Tengah.

Adapun untuk tahun mendatang, Rihlah Ilmiah selanjutnya akan diadakan di Mahad Al Jamiah UIN Syarif Hidayatulluh Jakarta, ungkap Bapak Drs, Nasron, HK, M.Pd.I menutup agenda rihlah ilmiah di acara closing ceremony Rihlah Ilmiah V se Indonesia di UIN SU Medan.

Adapun kategori perlombaan yang berhasil di raih oleh mahasantri Ma'had UIN SU ialah juara I Musabaqoh Tahfidzul Quran, juara II Pidato Bahasa Arab, juara III Pidato Bahasa Inggris dan juara III Kaligrafi terang Mudir Ma’had Al Jami’ah UIN SU, Dr. Harun Al rasyid ,M.A